BERITA

by

posted date: 2016-03-17

Depok, 16 Maret 2016. Kepala Bagian Humas dan Perpustakaan Danang Ariwibowo Ichwan, Kepala Subbagian Perpustakaan Dian Novico dan Staf Perpustakaan Ricki Hendriyana, menghadiri acara workshop implementasi aplikasi panduan pustaka Pustakawan untuk pustakawan dan pengelola perpustakaan: Pathfinder & Research Guide di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Perdagangan Sawangan Depok. Narasumber pada workshop kali ini adalah Yeni Budi Rachman (Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia) dan Arie Nugraha (Pengembang Aplikasi Pustakawan dan Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia). Acara workshop ini dihadiri oleh perwakilan dari tiap pengelola perpustakaan Kementerian dan Lembaga.

Dalam paparannya, Ibu Yeni mengambil judul "Peningkatan Layanan Perpustakaan dan Kementerian dan Lembaga Melalui Bibliografi Mikro: Pathfinder & Research Guide". Sementara narasumber lainnya, yaitu Pak Arie Nugraha memberikan pengenalan mengenai sistem pustakawan untuk panduan pustaka/ pathfinder. Panduan pustaka dalam bahasa inggris disebut Library Pathfinder. Panduan pustaka ini merupakan layanan informasi yang berbentuk sarana bibliografi, biasanya disusun oleh pustakawan terutama petugas eferens. Library pathfinder pada mulanya digagas oleh seorang Associate Director dari Library Development, Project Intrex, Massachusets Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat, yang bernama Charles H. Stevens. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan oeh staf dari Model Library Project, Project Intrex.

Library pathfinfer dibuat dengan tujuan untuk membantu para pemakai perpustakaan yang hendak memulai mencari informasi mengenai suatu masalah ilmiah khusus (topic khusus), tetapi yang bersangkutan masih kurang memahami atau hanya secara umum saja mengenal sumber-sumber informasi yang ada di perpustakaan.

Jika kita ingin membuat suatu panduan pustaka maka harus mempergunakan berbagai sumber informasi. Dalam banyak hal panduan pustaka ini mirip bibliografi konvensional. Perbedaanya terletak pada cara pencarian dan pemilihan sumbernya, serta pencatatan notasi kelas yang tepat sebagai pembuka penelusuran.

Biasanya dalam menyusun panduan pustaka kita perlu menentukan perpustakaan yang akan dijadikan tempat kerja. Pada tiap entri judul buku yang didaftar harus dusertakan nomor buku atau tempat buku dalam rak.
 

Kembali