BERITA

by

posted date: 2021-03-04

Jakarta (1/03/2021) – Pagi ini, staf perpustakaan Kemenko PMK mengikuti acara bedah buku di Perpustakaan DPR RI. Adapun tema dalam acara bedah buku tersebut yaitu kiat-kiat terhindar dari korupsi. Dalam acara tersebut, diisi oleh narasumber Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, Inspektur utama Sekretaris Jenderal DPR RI, Setyana Nugraha, Auditor Madya Sekretaris Jenderal DPR RI, Piping Effriyanto. Selain itu, ada juga pembahas dalam acara bedah buku tersebut, yaitu Peneliti Madya BK DPR RI, Lidya Suryani Widayati, Perencana Madya Direktorat Perencanaan LKPP, Heldi Yudiyatna.

Dalam arahanya Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar menjelaskan bahwa Perpustakaan DP RI merupakan perpustakaan khusus yang dengan tujuan dan fungsi sebagai supporting sistem anggota DPR dalam menjalankan tiga fungsi DPR yaitu legislatif, anggaran dan pengawasan. Sebagai supporting sistem, perpustakaan DPR RI mendukung penyediaan sumber informasi untuk 575 anggota DPR RI, sekretariat jenderal DPR RI, para tenaga ahli dan kalangan internal DPR RI. Disamping itu perpustakaan DPR RI juga terbuka untuk publik, artinya masyarakat umum bisa datang ke perpustakaan DPR RI untuk membaca serta mencari ilmu yang ada di perpustakaan.

Dalam rangka mendukung pepperles dan kemudahan dalam mencari informasi, perpustakaan DPR RI memberikan layanan yang mudah diakses. Salah satu layanan tersebut adalah melalui aplikasi e-library DPR RI. Pemustaka dapat membaca koleksi buku, koran, majalah sekaligus melakukan peminjaman dan pengembalian buku secara online dari gawai masing-masing. Setelah memasuki pandemi covid 19, e-library juga terbuka untuk publik, artinya perpustakaan DPR RI mengikuti perkembangan zaman untuk tetap bisa memberikan layanan di bidang perpustakaan.

Perpustakaan juga berperan dalam menghidupkan budaya literasi DPR RI, literasi ini merupakan kegiatan untuk lebih mengenal lebih jauh DPR RI dan perpustakaanya. Kegiatan literasi dilaksanakan dengan membuka kolaborasi dan inklusi yang melibatkan publik dalam setiap kegiatanya, Melalui kegiatan seminar, workshop, talkshow, bedah buku dan bibliobatlle. Selama masa pandemi covid 19 ini, perpustakaan DPR RI telah mengintensifkan kegiatan seminar, workshop secara virtual. Kegiatan ini sangat positif karena diadakan secara online maka bisa diikuti oleh banyak peserta di berbagai daerah di indonesia.

Pemustaka juga dapat mengikuti berbagai kegiatan mengetahui layanan terbaru dan perkembangan perpustakaan DPR RI melalui media sosial perpustakaan seperti Facebook, instagram, youtube serta website perpustakaan DPR RI. Kekhususan perpustakaan DPR RI adalah perpustakaan yang menyediakan buku dan informasi tentang DPR yang disebut terbitan DPR RI. Terbitan DPR RI merupakan media cetak atau rekam yang dihasilkan oleh DPR RI. Penulisnya bisa anggota dewan dan pegawai sekretariat jendral DPR RI. Terbitan DPR RI akan terkumpul dalam repository DPR RI. Selain itu, penulis dari lingkungan DPR RI yang menghasilakan sebuah terbitan yang menghasilkan hak cipta dapat menjadi koleksi e-Library DPR RI.

(Anggun Wahyu Pratama)

Kembali